<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6282279624127471427</id><updated>2012-02-16T14:56:47.257-08:00</updated><category term='Nostalgia'/><category term='Dakwah'/><category term='Umum'/><category term='Fadhilah'/><category term='Motifasi'/><title type='text'>: Merindu Bidadari :</title><subtitle type='html'>"Jangan pernah berhenti berfikir dan bergerak''</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://meretasasa29.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Abu Hijaz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07050030764073874537</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Gdp9-9h65aE/SgIXLQcNLYI/AAAAAAAAAAU/zkMET5gB-g8/S220/19383.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6282279624127471427.post-5601137953557505748</id><published>2009-06-16T05:07:00.000-07:00</published><updated>2009-06-16T05:32:16.050-07:00</updated><title type='text'>Lucu2, hehe..</title><content type='html'>19.11.2008&lt;br /&gt;Lain lagi dengan anas. ikhwah yang jago bahasa inggris ini seringkali datang dengan hal-hal yang membuat kami tertawa karena lucunya. Seperti hari itu, kami bersama dia dan iman, sedang asyik cerita-cerita di dalam kamar. Memotong pembicaraan, dia coba menjelaskan. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Allways, itu sebenarnya berasal dari kata All n Ways yang artinya All (semua) Ways (jalan) jadi sebenarnya ia berarti "semua jalan". Tapi juga terkadang diterjemahkan dengan "selalu" hehe.. saya yang mendengar itu lansung menyambungi &lt;br /&gt;"Ooo.. kalau begitu, my way of life is always" hehe.., saya tertawa. Sambil naik ke ranjang saya, saya menengok kearah iman dan anas yang duduk berdekatan. Kulihat wajah mereka berdua menampakkan kesan kebingungan (saya tersenyum dibibir namun tertawa dalam hati) hehe.. adapun anas nampaknya dia bingung dengan maksud perkataan saya, dan iman memang bingung arti perkataan saya yang berkalimat ingris (hehe..) anas lalu menyahut: &lt;br /&gt;"Apa maksudnya..?" &lt;br /&gt;"terjemahkan!" kataku. &lt;br /&gt;"My way of life(jalan hidupku) is(adalah) always(semua jalan). Maksudnya apa?" tegasnya. &lt;br /&gt;"ya, itu maksudnya. Jalan hidupku adalah semua jalan". Dia diam sejenak, kemudian tersenyum-senyum; konek. &lt;br /&gt; "Aaa.. nga' jelas.. Jaka sembung bawa goblok nda' nyambung golok.." haha.. dia tertawa mengeledek. Namun mendengar kata-katanya tadi yang terbalik, saya dan iman yang dari tadi memang memperhatikan bicaranya, juga lansung tertawa lepas.. hahaha… bilang apa kamu tadi nas..? kata iman. Haha.. kami terus tertawa, dan diapun kebingungan (belum sadar). "hey.. Ketawain apa, ha?! Ketawain apa..?! Dia benar-benar bingung. Apalagi kami tertawa sambil terus melempar pandangan geli kearahnya.. &lt;br /&gt;"Nas. Kamu itu tadi bilang: jaka sembung bawa goblok nd'a nyambung golok. Terbalik lagi.. hehe.. " Eee.. siapa yang bilang begitu.. tidak ko' saya tidak bilang begitu.." dia mengelak. Nas memangnya kami tuli.. hehe. Kami terus mengeledek dia.. diapun tersenyum; malu. Sudah ngaku ya.. ahaa.."&lt;br /&gt;4.12.2008.8:50&lt;br /&gt;Hmm, lain juga dengan Adam(nama samaran). Tidak seperti biasanya, Ikhwah yang gemar baca komik, nonton dragonball, yang  cukup membuat teman2 kamar jengkel karena tingkahnya yang Jarang belajar, suka menganggu, plus kuat tidur dan susah dibangunin ini, tadi tiba2 saja membuat kami sekamar serentak tertawa geli karenanya. Ceritanya; Ketika tadi teman-teman pada sibuk belajar dan mengerjakan tugas di kamar, tiba-tiba dengan wajah serius (seakan sudah biasa) dia juga datang bergabung sambil membawa buku dan meja belajarnya. Lalu tanpa basa-basi langsung duduk menulis mufradat untuk hafalan. Melihat itu akh thohir yang merasa aneh langsung komentar.&lt;br /&gt;" Wah,, Adam, tumben..?! "Dengan wajah serius, dan masih seakan sudah benar-benar biasa, Adam menanggapi:&lt;br /&gt;" Aah, memang biasanya juga saya begini kok!" Hahaha….. kami semua tertawa pecah. Abdurrahman langsung menyahut. &lt;br /&gt;" sudah tobat dia..! " Adam tertunduk. Lalu fadhli juga tak mau ketinggalan&lt;br /&gt;" Ih, tadi sebelum ashar dia juga yang bangunin kita untuk shalat". Saya yang tadi siang tidak berada dikamar hanya tersenyum-senyum. Wah benar-benar kabar gembira nich. tapi benarkah? Alhamdulillah deh kalau begitu. Saya menatap dia. Dan dia tetap saja tersenyum. Ok, pertahankan ya akh! Nade'u lakum istiqomah. Hehe… &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6282279624127471427-5601137953557505748?l=meretasasa29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meretasasa29.blogspot.com/feeds/5601137953557505748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/06/lucu2-hehe.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/5601137953557505748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/5601137953557505748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/06/lucu2-hehe.html' title='Lucu2, hehe..'/><author><name>Abu Hijaz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07050030764073874537</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Gdp9-9h65aE/SgIXLQcNLYI/AAAAAAAAAAU/zkMET5gB-g8/S220/19383.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6282279624127471427.post-1003595510067224669</id><published>2009-06-16T05:03:00.000-07:00</published><updated>2009-06-16T05:06:21.807-07:00</updated><title type='text'>PII Intra</title><content type='html'>Realitas kehidupan yang sedang berjalan diatas bumi Indonesia, adalah sebuah realitas yang mungkin dapat membuat seseorang  tertawa karena mencemoh atau menangis karena haru. Realitas hidup yang tidak simetris, penuh dengan kesenjangan-kesenjangan kehidupan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kita masih ingat beberapa tahun yang belum jauh, beberapa tragedy menyayat dunia pendidikan kita. Di jatinegoro bandung, wahyu hidayat seorang praja STPDN salah satu perguruan tinggi kedinasan yang bergengsi di Negara ini. Menghembuskan nafasnya yang terakhir akibat  disiksa oleh seniornya. Lalu digarut, haryanto seorang murid di SD muara sanding VI menggantung dirinya karena putus asa tidak mampu membayar uang pembayarannya sebanyak 2500 rupiah. Subhanallah! Lalu di gowa sul-sel juga di tahun yang belu lama, seorang murid disalahsatu SMA Negeri, harus berhenti sekolah selamanya karena meninggal dunia akibat kesalahan guru olah raganya. Dan untuk tawuran sesama pelajar, seks bebas disekolah, atau korupsi kepala sekolah, dan berita guru-guru yang mangkir dari tugasnya, seakan sudah menjadi hal yang biasa-biasa saja ditelinga kita hari ini.&lt;br /&gt;Pertanda apa ini? Sulit menerkanya secara pasti. Tetapi jika kita ingin menggampangkan konklusi, kita dapatmengatakan bahwa Haryanto, Wahyu hidayat, fonumena guru tadi, atau tingkah gelap pelajar kita, adalah gambaran kecil bahwa memang ada "sesuatu" yang terjadi di dalam dunia pendidikan kita.Tetapi sesuatu apa itu? Belum lagi jika dikaitkan dengan kisah tragis seorang mahasiswa yang mati ditangan temannya sendiri sesama mahasiswa, dalam adegan tawuran yang fantastic di kota ini. Uh, dan yang hebat. Seorang rector terpilih disebuah perguruantinggi swasta yang juga di kota ini, harus pulang dengan muka lebam akibat digilir tinju oleh mahasiswanya dari lantai dua kampusnya. Luar biasa.&lt;br /&gt;Dengan semua di atas, mungkin kita merasa teriris, namun yah, itulah potret hidup pendidikan kita saat ini, dan sekali lagi. Memang ada "sesuatu" yag terjadi. Namun "sesuatu" apa itu? Untuk ini masing-masing kita dapat menganalisa dan mengambil kesimpulan sendiri-sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajar Islam dan kepeloporan&lt;br /&gt;Kalau ahmad dahlan kita kenal sebagai pelopor berdirinya muhammadiyah, hasyim azhari pelopor berdirinya NU, Abdullah said untuk Hidayatullah dan tak ketinggalan Kairil anwar di dunia sastra sebagai pelopor angkatan 45, dan spesial, Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin, sang mercusuar Wahdah Islamiyah,  menjadi pelopor di banyak hal. Maka tiga pemuda tangguh yaitu anton timur jaya Muhammad zarkasih diawal-awal tahun kemerdekaan dulu, dengan cita-cita yang mulia telah menjadi pelopor berdirinya gerakan pembangunan pelajar bermartabat yaitu Pelajar Islam Indonesia.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Peran Pelajar Islam Indonesia&lt;br /&gt;Pelajar Islam Indonesia(PII), sebagai organisasi pelajar, tentunya merasa prihatin dengan kondisi dunia pendidikan kita ini. Apalagi secara serius PII selalu mengamati dan terus berazzam untuk memberikan andil terbaiknya disini. Namun disini muncul satu pertanyaan. Peran apakah gerangan yang telah nyata diberikan? Jawabannya, banyak! namun tidak secara kolektif, dan juga tidak banyak yang menyadarinya(berdasarkan pengamatan penulis di makassar).   &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6282279624127471427-1003595510067224669?l=meretasasa29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meretasasa29.blogspot.com/feeds/1003595510067224669/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/06/pii-intra_16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/1003595510067224669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/1003595510067224669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/06/pii-intra_16.html' title='PII Intra'/><author><name>Abu Hijaz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07050030764073874537</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Gdp9-9h65aE/SgIXLQcNLYI/AAAAAAAAAAU/zkMET5gB-g8/S220/19383.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6282279624127471427.post-5973167175247596582</id><published>2009-05-12T20:28:00.001-07:00</published><updated>2009-05-14T09:09:43.488-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motifasi'/><title type='text'>Anugrah Terindah</title><content type='html'>Tujuan: Mengenalkan peranan hati dalam usaha menggapai kebahagiaan dunia akhirat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebahagiaan adalah impian setiap orang. Tua, kecil, remaja. Semuanya menginginkannya. Tak mengenal tempat, waktu dan keadaan. Semuanya mengharapkan anugrah hebat ini. Bila anda baru saja terbangun disubuh ini, cobalah perhatikan orang –orang yang ada di sekitar anda. Lewat televisi atau dengan penglihatan langsung di jalan-jalan. Ada yang disubuh buta seperti itu telah turun mengayuh sepeda, melesit cepat membelah jalan, dengan boncengan barang dagangan.. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ada yang berjalan bersama teman-teman untuk mencari kesegaran dan yang lain untuk kebugaran. Ada yang membuka toko, ada yang masih asyik bercengkrama di jalan-jalan begadang menghabiskan malam, ada yang masih asyik dengan tidurnya, yang mungkin sebelum tidur tadi, berharap dapat bermimpi indah atau kelak bangun dalam keadaan segar. Dan yang aneh. Ada yang disubuh begitu memanfaatkan tidur orang yang pules, membobol rumah lalu mengambil barang. Dan sedikit kontras, ada yang disubuh yang seperti itu terbangun dengan tenang, lalu membangunkan keluarga, adik, dan teman-temannya. Membersihkan tubuhnya, mengambil air wudhu lalu bersimpuh penuh khidmat, menghadap Tuhannya sang pemberi nikmat.Dan lain – lain. &lt;br /&gt;Itulah diantara kumpulan aktivitas manusia di dunia ini. Yang pasti, disitu anda akan melihat bahwa: mereka semua sedang mengejar hal yang berbeda, namun untuk satu tujuan yang sama " menggapai kebahagiaan".&lt;br /&gt; Seorang ahli hikmah dari eropa pernah berkata: " Semua orang, tanpa kecuali, mengejar kebahagiaan. Apapun cara yang digunakan, mereka cenderung mengejar tujuan itu. Tujuan orang yang berperang dan orang lain yang menghidarinya adalah hasrat yang sama,tetapi didekati dengan sudut pandang yang berbeda. Manusia tidak pernah mengambil langkah menyimpang sedikit pun kecuali menuju tujuan itu. Itu merupakan motif tindakan setiap orang, termasuk mereka yang menggantung diri". &lt;br /&gt;1.Maksud hati, dan pergerakannya&lt;br /&gt;Ada banyak orang yang tertarik untuk berbicara tentang hati. Ada banyak topic yang menararik untuk dibicarakan tentang hati. Itu karena hati telah menjadi sentral gerak dan fikir manusia dan itu karena manusia yakin bahwa, kebahagiaan yang telah menjadi impian abadi manusia, ada pada ”hati" manusia itu sendiri. Yah, itu dia. &lt;br /&gt;Anda tentu pernah melihat seorang yang menderita cacat fisik, kekurang harta, dan kekurangan bahan pangan. Namun ia dalam kondisi begitu, tetap mampu tertawa riang. Kalau tak pernah, silahkan kunjungi panti khusus orang-orang cacat, disana anda akan dapaykan itu. Dan anda tentu juga pernah melihat orang yang secara fisik terlihat segar dan bugar, berkehidupan yang cukup. bahkan mungkin berkelebihan. Namun terlihat selalu risau, gundah, dan bias-bias kegelisahan sangat jelas di wajahnya. Kenapa itu bisa terjadi? Apa yang menjadikan ini seakan menyimpang dari kodrat kebahagiaan? Ah, Ini adalah pertanyaan yang sedang membutuhkan jawaban dari anda. Jawablah!&lt;br /&gt; Kalau saja kebahagiaan terletak pada fisik yang sempurna, maka tentu si cacat adalah orang yang tak berhak untuk bahagia. Kalau saja kebahagiaan ada pada kebugaran fisik, atau “kebugaran” keuangan. Maka tentu tak ada hak bahagia buat si miskin papa. Namun ternyata tidak. Kebahagiaan adalah milik siapa saja yang ingin bahagia. Sekali lagi, kuncinya ada pada "hati". Ya, Hati.&lt;br /&gt;"Kebahagiaan adalah suatu hal yang dapat dirasakan oleh manusia pada setiap sisi perasaannya. Perasaan itu berupa kejernihan jiwa, ketenangan batin, kelapangan dada dan kelegahan perasaan"&lt;br /&gt;a. Hati atau jantung&lt;br /&gt; Manusia paling bahagia, dan paling bijak yang pernah hidup di dunia, nabi Muhammd -sallallahu 'alaihi wasallam-  bersabda: " Ketahuilah bahwa di dalam jasad itu ada segumpal daging apabila ia baik maka baiklah seluruhnya dan apabila ia buruk maka buruklah seluruhnya. Ketauilah ia adalah "Qolbu"(H.R Bukhori dan Muslim)&lt;br /&gt;Qolbu sering diterjemahkan dengan Hati. Namun yang sebenernya dia lebih tepat diterjemahkan dengan jantung. Karena hanya jantunglah sekerat daging yang ada di dalam tubuh makhluk hidup. Adapun hati(inggris, lever) dia tidak berupa daging. Selain itu kata Qalbu bermakna Bolak-balik. Dan bila melihat pada cara jantung bekerja memompa darah, maka didapati, betapa dia terus berbolak balik dalam bekerja memompa darah, untuk disebarkan keseluruh tubuh. Dan memang begitulah filosofi penamaan ini. Dipotongan bait syair  berbunyi: " maa summiyal Qolbu illa min taqllubihi". " Qolbu(jantung) itu diberi nama Qolbu(jantung) karena sering bertaqallub(berbolak-balik)"&lt;br /&gt;Dan bila diterjemahkan dengan maksud makna abstrak dari kata ini, maka memang dia adalah Hati. Bukan hati anggota tubuh penawar racun tubuh. Namun hati tempat beredarnya rasa dan emosi. Rasa cinta, harapan, benci, sayang, keinginan, keluhan, dan lain-lain yang meliputi makna-makna abstrak dari rasa dan emosi itu.&lt;br /&gt; -Qolbu itu jantung-&lt;br /&gt; Sekali lagi, coba hayati sabda Nabi ini! &lt;br /&gt;" Bila ia baik maka baiklah seluruh tubuh itu dan bila ia buruk maka buruk pulalah seluruhnya". &lt;br /&gt;Yah, Beliau –sallalahu 'alihi wasallam- menjadikan Qalbu sebagai instrument tunggal dalam identifikasi kebaikan jasad. Ah, benarkah? Teman saya, elbaprima, bercerita tentang keadaan dirinya yang sering merasa lemas dan lesu. Dan bahkan tidak jarang, bila fisiknya sedang melemah, ia tiba-tiba pingsan, jatuh tak bertenaga. Apa yang menimpa saya dari penyakit ini adalah disebabkan karena jantung saya yang tidak normal. Dan itu mulai ia rasakan sejak masa SMA. Oh, masa SMA? Sudah sangat lama. Dia kembali berkata. Sejak sakit ini saya derita, saya tak bisa terlalu capek. Karena bila terlalu capek maka itu berpotensi besar mengundang degupan jantung yang amat cepat, keringat berlebihan, pusing. Dan selanjutnya saya tak melihat apa-apa lagi. Hanya kilapan warna, seperti televise yang baru saja dimatikan. Kabur, gelap dan sayapun sudah tak tau apa-apa. Pingsan".  &lt;br /&gt;Ah, kasihan. Sabarlah akhi. Semoga Allah menyembuhkanmu, tidak mengapa semoga dengan itu dosa-dosa kecilmu terampuni. Kamu hanya akan merasakan penderitaan sedikit ini sebentar. Dan kalau kamu bersabar maka kamu akn memetik buah yang amat manis di akhirat kelak. Hmm, aku terenyum padanya. &lt;br /&gt;Diwaktu yang lain saya juga bertanya pada salah seorang teman saya, yang belajar difakultas kesehatan. Tentang jantung, dia menjelaskan bahwa secara umum penyakit jantung itu berakibat pada turunnya fugsi jantung itu sendiri. Yang darinya kemudian curah jantung juga akhirnya menurun. Dampaknnya kemudian, aliran darah yang membawa oksigen keseluruh jaringan tubuh secara umum juga menurun. Efeknya tubuh pun menjadi terasa lemah, tak dapat beraktifitas berat. Sedikit saja terjadi stimulasi yang berlebihan, fatal akibatnya. Lemah jantung. Begitu katanya.&lt;br /&gt;Hmm, dahsyat.. Saya tidak ingin berlama- lama di pembahasan ini. Dari sini insyaAllah Semua kita telah sepakat bahwa jantung yang sehat ada dibalik tubuh yang sehat. Sebab darah yang beredar di seluruh tubuh yang menjadi kekuatan inti satu jasad, berasal dari prosesor hebat yang bernama Jantung. Iya, kan?&lt;br /&gt;b. Hati yang dimaksud&lt;br /&gt;Gerakan-gerakan abstrak, di dalamnya ada kekhusyu'an, gerakan-gerakan abstrak, menjadi tempat bagi kerinduan, cinta, pengertian, harapan, kasih sayang, kemarahan, emosi dan akal pikiran. Mungkin itu. Itulah hati yang dimaksud. &lt;br /&gt;" Bila ia baik maka baiklah seluruhnya dan bila ia buruk maka buruklah seluruhnya".&lt;br /&gt;Syaikh Ibnu daqiq al 'ied menuturkan dalam kutaibnya syarah arbain annawawi. Bahwa Allah telah melebihkan manusia dari hewan dengan memberinya Aqal fikiriran dan akal fikiran itu dibahasakan dengan Qalbu.&lt;br /&gt;" Afalam yasiiruu fil ardhi fatakuuna lahum Quluubun ya'qiluuna bihaa"&lt;br /&gt;Beliau melanjutkan bahwa lihatlah tubuh itu tunduk taat pada hatinya atau akal dirinya. Bila ia tela menetapannya maka ia akan melaksanaknnya. Maka bila yang ditetapkan adalah baik maka baiklah perbuatannya namun bila buruk, maka buruk pulalah ia. Uf.. Hati.&lt;br /&gt;Ah, sebegitu hebatkah ia? Dalam buku telaah hadits arba'in annawawiyyah, ibu lilik Rachmat Nur Chalisho, Lc. Berkata: "Para Ulama berpendapat badan manusia itu ibarat kerajaan. dan jiwa itu kotanya, hatinya adalah pusat kerajaan, anggota tubuh ibarat pelayan, kekuatan batin ibarat lampu kota, akal ibarat mentri yang penuh kasih dan pemberi nasehat, syahwat ibarat penuntut reski dan pelayan, kemarahan ibarat kepala pengaman, ia adalah seorang yang suka menipu  dan buruk perangainya,ia juga menyerupai seorang penasehat, namun nasehatnya ibarat racun yang mematikan. Ia selalu menentang menteri yang bijaksana. Imajinasi yang berada di bagian depan otak ibarat sebuah gudang. Keintelektualan di bagian depan, daya memori dibagian belakang otak dan lidah ibarat penerjemah. Panca indera ibarat spionase. Masing-masing patuh pada pakarnya. Mata tunduk pada pakar dunia warna, telinga patuh pada ahli suara demikian juga yang lain karena mereka merupakan pakar dan ahli.&lt;br /&gt;Dikatakan juga badan itu ibarat kurir yang mengantarkan sesuatu kepada jiwa. Ada yang mengatakan bahwa indera pendengar, penglihat dan penciuman seperti sumber daya yang dipakai oleh jiwa. Hati itu laksana Raja, jika sang pemimpin baik maka rakyatnyapun baik, dan jika pemimpnnya rusak rakyatnyapun ikut rusak.&lt;br /&gt;C. Hati-hati yang menakjubkan, menakjubkan.!&lt;br /&gt;Lihatlah mereka pemilik-pemilik hati yang menakjubkan. Hati-hati mereka seumpama embun mengangin-angin disubuh dingin, menyegarkan dedaunan hijau ditepi jalan, menyejukkan kulit-kulit pelamin tubuh dibalik kain. Ah, engkau akan terpesona melihat mereka memainkan hidup, jantung mereka sangat sehat untuk mengalirkan darah segar penguat tubuh, seperti sehatnya jantung mereka untuk berdegup kencang mengikuti tuntunan ilahi merindu taman-taman indah menakjubkan. Di sana, dipadang tak pernah terlihat oleh mata, tak pernah terdengar oleh telinga dan bahkan untuk hayalan-hayalan indahmu ia jauh lebih indah.&lt;br /&gt;Ayo! Biarkan mata kita membuntang menatap mereka, melihat keshofiyan hati-hati tulus mereka. Generasi hebat pendamba kedamaian, pendamba nilai-nilai luhur tertinggi tanpa batas. Ya, lihat hati mereka, dari balik air-air bening di pelupuk mata. Berawal dari putik bunga tertinggi dimasa itu, Rasulullah sallallahu’alaihi wasallam mercusuar penerang masa ini dia kisah beliau di ‘aamul huzn(tahun berduka): &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6282279624127471427-5973167175247596582?l=meretasasa29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meretasasa29.blogspot.com/feeds/5973167175247596582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/05/anugrah-terindah.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/5973167175247596582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/5973167175247596582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/05/anugrah-terindah.html' title='Anugrah Terindah'/><author><name>Abu Hijaz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07050030764073874537</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Gdp9-9h65aE/SgIXLQcNLYI/AAAAAAAAAAU/zkMET5gB-g8/S220/19383.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6282279624127471427.post-4405650952899919350</id><published>2009-05-11T17:34:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T17:40:59.871-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dakwah'/><title type='text'>Perang Abadi</title><content type='html'>Perang antara kebaikan dan keburukan, antara kejujuran dan kedustaan serta kebenaran dan kebatilan , akan terus berkecamuk dan takkan mungkin terhenti hingga hari kiamat. Keduanya bergerak dan terus bergerak saling mendahului dan mengalahkan merebut ruang untuk  menjadi pemenang  dalam pertarungan dikehidupan dunia ini. Dibawah pimpinan iblis laknatullah, bendera hitam keburukan itu dikibarkan. Jadilah kaum kafir dari kalangan jin dan manusia sebagai pembawanya. Dan dengan penuh harapan  sukses perbaikan dan perubahan strategi pun terus dilancarkan. laksana iklan sebuah produk,  inovasi tiada henti. Begitulah mereka terus bergerak. Dan mereka ahli  dalam bidang ini. Bagaimana tidak semenjak masa Nabi Adam 'alaihissalam, hanya itulah yang dia kerjakan sampai sekarang. &lt;span class="fullpost"&gt;  &lt;br /&gt;Dan di posisi yang lain, dibawah komando para Nabi dan Rasul. Bendera suci kebenaran juga dikibarkan dan adalah para sahabatnya, serta orang-orang yang terus istiqomah di atas jalan petunjuknya, hingga hari kiamat, sebagai penolong dan pejuangnya. Berdasar firman Allah ta'ala, artinya:&lt;br /&gt;"Dan saling tolong menolonglah kalian dalam kebaikan"&lt;br /&gt;Mereka membangun kekuatan dengan bertandzim. Bergerak, dan dengannya bahu membahu dalam perjuangan dakwah ilallah.&lt;br /&gt;Saudara seiman….semoga Allah menjaga kita semua.  Beginlah pertarungan itu sedang berlangsung dan akan terus berlangsung hingga hari kiamat. Pertarungan yang  sengit, panjang, dan melelahkan. Anda dan kita semualah para petarungnya dan anda dan kita semua juga adalah calon-calon korbannya. Maka bersiaplah..!&lt;br /&gt;Nah, untuk menjadi petarung yang tangguh dan tak jadi korban sia-sia maka mari kita kenali musuh kita ini. Syaitan beserta strategi-strategi busuknya.&lt;br /&gt;A.    Syaitan(bhs: Arab) adalah bentuk tunggal dari kata syayaatin. Berasal dari lafads syaitanah yang berarti jauh dari kebaikan. Syaitan di sebut demikian karna sudah tidak mungkin diharapkan kebaikan dan manfaatnya.&lt;br /&gt;B.    Jenis syaitan&lt;br /&gt;Dari makna di atas maka dapat di katakan bahwa syaitan itu adalah setiap makhluk yang congkak dan melampaui batas yang tidak mungkin diharapkan kebaikan dan manfaatnya dari jenis jin dan manusia dan termasuk di dalamnya binatang untuk ini ALLAH berkalam, artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan demikianlah kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh yaitu syaitan –syaitan(dari jenis)manusia dan (dari jenis)jin sebagian mereka membisikkan pada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu manusia (al-an'am 102)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kalam Allah juga tentang orang munafik, artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka,mereka mengatakan sesungguhnya kami sependirian dengan kalian” (Al-baqara 14)&lt;br /&gt;Kedua ayat diatas menunjukkan bahwa syaitan itu dari jenis jin dan manusia sedang untuk binatang Umar radiyallhuanhu yang mengatakannya demikian(dalam makna bahasa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Starategi kemenangan syaitan :&lt;br /&gt;A.Menampakkan keburukan seakan kebaikan&lt;br /&gt;Dalam kisah klasik dikeluarkannya  adam dan hawa alaihimassalam dari syurga, yang bertabur nikmat diketahui bahwa ketika itu syetanlah yang mempengaruhunya dengan bisikan dan rayuan rayuan dusta yang dinampakkannya dimata adam dan hawa bahwa itu adalah kebaikan yang dinasehatkan.&lt;br /&gt;“Dan dia(syiton)bersumpah kepada keduanya (Adam dan Hawa) sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi “nasehat” kepada kamu berdua”. (al-a'raf:21)&lt;br /&gt;Nasehat kebaikan apakah yang dimaksudkannya?&lt;br /&gt;                     Dan syaiton berkata:&lt;br /&gt;                     "Tuhanmu tidaklah melarangmu mendekati pohon itu melainkan supaya kamu berdua tidak jadi malaikat atau tidak menjadi orang yang kekal”. (Al-a'rof:20)&lt;br /&gt;Aduhai.. lihatlah! Yang dia maksud adalah pembangkangan terhadap perintah Allah, yang dia maksud adalah kemaksiatan. dan bila melihat realitas hari ini telah berapa banyak orang yang menjalankan kesyirikan sedang mereka merasa bahwa itu tauhid. Dan sudah berapa banyak orang melakukan kebid’ahan sedang mereka merasa itu adalah Sunnah yang dianjuran. Dan tragisnya lagi ada yang telah tenggelam dalam kekufuran, namun persangkaannya itu adalah kebenaran. Untuk ini lihatlah kepada para pengunjung kuburan orang –orang sholeh yang dikatakan wali. Diantara mereka ada yang berdoa atas nama ‘wali’ tersebut, meminta ini dan itu dengan keyakinan bahwa dia akan mengabulkannya atau menyebabkan pemakbulannya. Dan bila ditanya tentang kenapa merekamelakukan itu.? Mereka akan menjawab bahwa ini adalah wali Allah yang akan memenuhi permintaan dan kebutuhanku. Ah, itu syirik! Dan demikian pula dengan mereka yang sedang asyik dengan dsikir jamaahnya, doa angkat tangannya, serta salam-salamannya setelah sholat wajib ataupun peringatan isra mi'raj dan maulid Nabinya. Mereka akan mengatakan ini adalah sunnah nabi, atau ini adalah bukti kecintaan padanya.! Ah, bukankah Nabi tak pernah mencontohkannya atau menyetujuinya atau paling tidak tak pernah dilakukan sahabatnya. Dan juga tak ada Nash yang dapat dijadikan sandaran kuat untuk mendukungnya.?! Ah, itu bid'ah.! Dan yang tragis, ada yang mengatas namakan Agama, Cinta, Toleransi, Kasih sayang sesama manusia, lalu dengan sporadis menyatakan: "Semua agama itu sama. Tidak ada yang memebedakanya kecuali ajaran saja. Namun tujuannya sama; Yaitu menyembah Tuhan. Ah.. Bagaimana mungkin orang yang mempersaksikan LAAILAAHA ILLALLAH, disamakan dengan mereka yang menyembah tiga tuhan, menyembah dewa, patung, matahari, tumbuhan atau sapi. Itu kufur!!&lt;br /&gt;Semua itu merupkan hasil "nasehat"( tipu daya) syetan laknatullahu'alaihi untuk menyimpangkan manusia dari jalan kebenaran.&lt;br /&gt;B.    Mencegah dari menuntut ilmu&lt;br /&gt;Ilmu adalah lentera terang keimanan yang dengannya Allah-subhanahu wata’ala- menerangi manusia pada kegelapan hidup di dunia ini. Sebagaimana layaknya mentari yang dijadikan-Nya penerang bumi disiang hari, maka demikian pula ilmu itu dijadikan-Nya penerang hidup dalam alam berpikir. Maka hidup tanpa ilmu laksana buih di lautan. Terombang-ambing mengikuti angin yang membawanya. Tak ada jalan hidup yang pasti, perbuatannya tak berdasar pengetahuan. Hanya berdasar pertimbangan perasaan atau hawa nafsunya saja. Dan Innalillah, Sungguh inilah yang diinginkan syaitan. Sebab bila telah demikian maka syaitan itupun akan sangat mudah mengendalikannya. Sedikit demi sedikit orang itu akan dikeluarkan dari fitrahnya yang suci lagi lurus. Yaitu fitrahnya sebagai Ahli tauhid, fitrahnya sebagai Ahli sunnah, Mujahid, Mujahidah dan fitrahnya sebagai Muslim serta Muslimah sejati. Setelah itu kemudian dia disimpangkan ke dunia gelap kemaksiatan. Sedikit demi sedikit ia dibuat menikmatinya. Hingga akhirnya kekufuran terasa biasa, Bid’ah seakan seni, dan maksiat memiliki sensasi rasa tak tergambar baginya. Hidupnyapun telah gelap, gelap dan gelap. Allah berfirman, artinya:&lt;br /&gt;"Dan orang-orang kafir pelindungnya adalah syaiton, dia mengeluarkan mereka dari cahaya kepada kegelapan. Mereka itulah penghuni  neraka, mereka kekal di dalamnya" (Al-Baqarah : 257)&lt;br /&gt;Ops!!! Menakutkan.. Kalimat terakhir dari ayat diatas inilah yang menjadi tujuan akhir perjuangan syaitan. Dia ingin kita menemaninya masuk Neraka dan kekal di dalamnya.&lt;br /&gt;Ya Subhanallah… Telah berapa banyak yang berhasil digiringnya ke lembah yang menakutkan ini, sedang mereka tak menyadarinya. Dia telah berdiri di tepi jurang yang dalam, di bawahnya binatang-binatang pemakan bangkai telah siap mencabiknya namun dia tetap santai dan tersenyum. Sungguh tak ada lagi harapan baginya, penderitaan panjang tak terperihkan telah benar-benar menantinya. Tinggallah satu saja. Semoga dalam kondisi yang memilukan itu, Para petarung kebenaran dapat hadir dan menyelamatkan mereka, dengan kilatan hujjah yang menggugah, merangkul mereka erat penuh cinta. Dan membawanya pulang kepada kebenaran yang tak lepas dengan hikmah dan kasih sayang tentunya.&lt;br /&gt;Sebagai kata penutup, sungguh pertarungan amat panjang dan melelahkan. Selama kita bernafas di alam dunia ini, maka selama itu pula kita harus bertarung. Dan barulah kita akan selamat darinya bila maut telah menjemput, sedang kita masih tetap termasuk dalam barisan orang-orang yang istiqomah. Untuk anda para da'I, ataupun da'iah, para penuntut ilmu dan muballig. Bersabarlah.. karena penderitaan anda tak lama lagi usai, dan janji Allah akan datang setelahnya. Lalu berikutnya sakit dan perih itupun akan hilang terlupakan. Selanjutnya tinggal senyuman. Teruslah berdakwah dan berkorban! Raihlah tangan setiap mereka yang tersimpang, rangkul dan katakanlah! :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"sesungguhnya Allah, adalah Tuhanku dan Tuhanmu, maka sembahlah Dia, dan sungguh ini adalah jalan yang lurus" (Ali Imran: 51)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6282279624127471427-4405650952899919350?l=meretasasa29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meretasasa29.blogspot.com/feeds/4405650952899919350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/05/perang-abadi_11.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/4405650952899919350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/4405650952899919350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/05/perang-abadi_11.html' title='Perang Abadi'/><author><name>Abu Hijaz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07050030764073874537</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Gdp9-9h65aE/SgIXLQcNLYI/AAAAAAAAAAU/zkMET5gB-g8/S220/19383.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6282279624127471427.post-3211911135109332782</id><published>2009-05-11T17:12:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T17:15:14.622-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>Kenapa kontrasepsi</title><content type='html'>Fenomena maraknya remaja hamil diluar nikah semakin menghambur dinegeri yang dikenal sebagai negeri religious ini. Itu kemudian mengundang perhatian besar dari para pemerhati remaja. baik dari kalangan pemerintah, pendidik, aktivis LSM, dan tak ketinggalan para mahasisiwa yang secara naluriah masih memiliki kegelisahan besar serta keinginan tinggi akan kemajuan negeri ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena ini tentu bukanlah fenomena sederhana yang muncul dan kemudian tak berdampak apa-apa pada kelannsungan hidup negeri ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sex edukacion&lt;br /&gt;Dampak negative dari “pendidikan” sex ini&lt;br /&gt;Realitas har ini tentang remaja dan sex luar nikah&lt;br /&gt;Jadigimana??&lt;br /&gt;Belajar dari beberapa th yang lalu &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6282279624127471427-3211911135109332782?l=meretasasa29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meretasasa29.blogspot.com/feeds/3211911135109332782/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/05/kenapa-kontrasepsi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/3211911135109332782'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/3211911135109332782'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/05/kenapa-kontrasepsi.html' title='Kenapa kontrasepsi'/><author><name>Abu Hijaz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07050030764073874537</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Gdp9-9h65aE/SgIXLQcNLYI/AAAAAAAAAAU/zkMET5gB-g8/S220/19383.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6282279624127471427.post-7544483088797117317</id><published>2009-05-07T07:45:00.000-07:00</published><updated>2009-05-11T17:20:50.702-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fadhilah'/><title type='text'>Keutamaan menuntut ilmu</title><content type='html'>•    Allah meninggikan derajat orang yang menuntut ilmu(Al-mujadilah 11)&lt;br /&gt;"Niscaya Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Allah membedakan orang yang berilmu dengan orang yang tdk berilmu(azzumar 9)&lt;br /&gt;" Katakanlah! apakah sama orang yang tahu dengan orang yang tidak tahu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Allah memerintahkan nabinya untuk meminta tambahan ilmu(thoohaa: 114)&lt;br /&gt; " Mintalah! Ya Rabbku tambahkanlah untukku ilmuku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Merupakan pemberian Allah yang amat  banyak.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Allah menganugrahkan Al-Hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al-Qur`an dan As-Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugrahi Al-Hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran." (Al-Baqarah:269)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Berkata Mujahid: Allah menganugrahkan Al-Hikmah, yaitu ilmu dan pemahamannya. (Akhlaaqul 'Ulamaa`, Al-Imam Abu Bakr Al-Ajurriy hal.9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Hadits-hadits Rasulullah-shallallahu’alaihi wasallam- tentang keutamaan menuntut ilmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dari Mu'awiyah radhiyallahu 'anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّيْنِ&lt;br /&gt;"Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan kepadanya, niscaya Allah akan pahamkan dia tentang agama(nya)." (Muttafaqun 'alaih)&lt;br /&gt;Pemahaman terhadap agama merupakan di antara kebaikan yang terbesar yang Allah berikan kepada hamba-hamba-Nya. Dan orang yang tidak mau tafaqquh fiddiin (mempelajari dan memahami agamanya) berarti telah diharamkan dari berbagai kebaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Dari Abu Darda` radhiyallahu 'anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;مَنْ سَلَكَ طَرِيْقًا يَطْلُبُ فِيْهِ عِلْمًا، سَلَكَ اللهُ بِهِ طَرِيْقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ، وَإِنَّ الْمَلاَئِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا لِطَالِبِ الْعِلْمِ، وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ وَمَنْ فِي الأَرْضِ، وَالْحِيْتَانُ فِي جَوْفِ الْمَاءِ، وَإِنَّ فَضْلَ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ، وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الأَنْبِيَاءِ، وَإِنَّ الأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوْا دِيْنَارًا وَلاَ دِرْهَمًا، إِنَّمَا وَرَّثُوا الْعِلْمَ، فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ&lt;br /&gt;"Barangsiapa menempuh suatu jalan yang padanya dia mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan dia menempuh jalan dari jalan-jalan (menuju) jannah, dan sesungguhnya para malaikat benar-benar akan meletakkan sayap-sayapnya untuk penuntut ilmu, dan sesungguhnya seorang penuntut ilmu akan dimintakan ampun untuknya oleh makhluk-makhluk Allah yang di langit dan yang di bumi, sampai ikan yang ada di tengah lautan pun memintakan ampun untuknya. Dan sesungguhnya keutamaan seorang yang berilmu atas seorang yang ahli ibadah adalah seperti keutamaan bulan pada malam purnama atas seluruh bintang, dan sesungguhnya ulama adalah pewaris para Nabi, dan para Nabi tidaklah mewariskan dinar dan tidak juga dirham, akan tetapi mereka mewariskan ilmu, maka barangsiapa yang mengambilnya maka sungguh dia telah mengambil bagian yang sangat banyak." (HR. Abu Dawud no.3641, At-Tirmidziy no.2683, dan isnadnya hasan, lihat Jaami'ul Ushuul 8/6).&lt;br /&gt;Di dalam hadits ini terdapat keterangan tentang kemuliaan orang yang menuntut ilmu, di mana para malaikat meletakkan sayap-sayapnya untuk mereka sebagai sikap tawadhu' dan penghormatan kepadanya, demikian juga makhluk-makhluk yang banyak baik yang di langit, di bumi maupun di lautan dan makhluk lainnya yang tidak ada yang mengetahui jumlahnya kecuali Allah Subhanahu wata’ala, semua makhluk tadi memintakan ampun kepada Allah untuk penuntut ilmu dan mendo'akan kebaikan untuknya.&lt;br /&gt;Cukuplah bagi seorang penuntut ilmu sebagai kebanggaan bahwasanya dia adalah orang yang sedang berusaha untuk mendapatkan warisannya para Nabi, dan dia meninggalkan ahli dunia terhadap dunianya yang telah dikumpulkan di atas hidangannya oleh para pecintanya di mana mereka sibuk dengan perhiasannya dan berebutan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Dari 'Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu dia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;نَضَّرَ اللهُ امْرَءًا سَمِعَ مِنَّا شَيْئًا فَبَلَّغَهُ كَمَا سَمِعَهُ، فَرُبَّ مُبَلَّغٌ أَوْعَى مِنْ سَامِعٍ&lt;br /&gt;"Semoga Allah memuliakan seseorang yang mendengar sesuatu dari kami lalu dia menyampaikannya (kepada yang lain) sebagaimana yang dia dengar, maka kadang-kadang orang yang disampaikan ilmu lebih memahami daripada orang yang mendengarnya." (HR. At-Tirmidziy no.2659 dan isnadnya shahih, lihat Jaami'ul Ushuul 8/18)&lt;br /&gt;Keutamaan ini, tidak diragukan lagi merupakan keutamaan yang besar bagi penuntut ilmu, di mana Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mendo'akannya dengan kemuliaan dan kecerdasan karena apa yang dia lakukan dari mempelajari ilmu, menghapal hadits, mengajarkannya dan menyampaikannya kepada yang lainnya, dan dia tetap akan diberi pahala terhadap apa yang disampaikan walaupun terluput atasnya sebagian makna-makna riwayat yang dia sampaikan, karena dia telah menjaganya dan menyampaikannya dengan jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِذَا مَاتَ ابْنُ آدَمَ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْ لَهُ&lt;br /&gt;"Apabila seorang keturunan Adam meninggal dunia maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga hal: shadaqah jariyyah, atau ilmu yang bermanfaat, atau seorang anak shalih yang mendo'akannya." (HR. Muslim no.1631)&lt;br /&gt;Betapa besarnya kebaikan yang akan didapatkan oleh orang yang berilmu berupa pahala dan kebaikan-kebaikan yang banyak. Dan pahala tadi akan terus mengalir kepadanya tanpa terputus selama ilmunya disampaikan oleh murid-muridnya dari generasi ke generasi berikutnya, dan selama kitab-kitabnya dan tulisan-tulisannya dimanfaatkan oleh para hamba di berbagai negeri.&lt;br /&gt;Dan seperti inilah pahala dan ganjaran orang yang berilmu akan tetap sampai kepadanya setelah kematiannya dengan sebab ilmu yang telah dia tinggalkan untuk manusia, di mana mereka mengambil manfaat terhadap ilmunya tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Ilmu, bisa menghantarkan pemiliknya menjadi saksi atas kebenaran dan keesaan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Ilah (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (Ali Imran: 18).&lt;br /&gt;Sedang pemilik harta? Harta sama sekali takkan menghantarkan pemiliknya sampai ke derajat sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Para ulama (Ahli ilmu syari’at), termasuk golongan petinggi kehidupan yang Allah perintahkan supaya orang mentaatinya, tentunya selama tidak menganjurkan durhaka kepada Allah dan RasulNya, sebagaimana firmanNya:&lt;br /&gt;“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya) dan ulil amri di antara kamu.” (An-Nisa: 59).&lt;br /&gt;Ulil Amri, menurut ulama adalah Umara’ dan Hukama’ (pemimpin/ Ahli Ilmu/Ulama). Ulama berfungsi menjelaskan dengan gamblang syariat Allah dan mengajak manusia ke jalan Allah. Umara’ berfungsi mengoperasionalkan jalannya syariat Allah dan mengharuskan manusia untuk menegakkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Para ulama, mereka itulah yang tetap tegar dalam mewujudkan syariat Allah hingga datangnya hari kiamat. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam telah bersabda:&lt;br /&gt;مَنْ يُرِدِ اللهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّيْنِ وَإِنَّمَا أَنَا قَاسِمٌ وَاللهُ هُوَ الْمُعْطِيْ وَلاَ تَزَالُ هَذِهِ اْلأُمَّةُ قَائِمَةً عَلَى أَمْرِ اللهِ لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَالَفَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللهِ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    “Barangsiapa yang Allah kehendaki padanya kebaikan, maka Allah akan fahamkan dia dalam (masalah) dien. Aku adalah Al-Qasim (yang membagi) sedang Allah Azza wa Jalla adalah yang Maha Memberi. Umat ini akan senantiasa tegak di atas perkara Allah, tidak akan memadharatkan kepada mereka, orang-orang yang menyelisihi mereka sampai datang putusan Allah.” (HR. Al-Bukhari).&lt;br /&gt;Imam Ahmad mengatakan tentang kelompok ini: “Jika mereka bukan Ahlu Hadits maka aku tidak tahu siapa mereka itu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam menggambarkan para pemilik ilmu dengan lembah yang bisa menampung air yang bermanfaat terhadap alam sekitar, beliau bersabda, yang artinya:&lt;br /&gt;Perumpamaan dari petunjuk ilmu yang aku diutus dengannya bagaikan hujan yang menimpa tanah, sebagian di antaranya ada yang baik (subur) yang mampu menampung air dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan dan rerumputan yang banyak, di antaranya lagi ada sebagian tanah keras yang (mampu) menahan air yang dengannya Allah memberikan manfaat kepada manusia untuk minuman, mengairi tanaman dan bercocok tanam. Dan sebagian menimpa tanah tandus kering yang gersang, tidak bisa menahan air yang menumbuhkan tumbuh-tumbuhan. Maka demikianlah permisalan orang yang memahami (pandai) dalam dien Allah dan memanfaatkan apa yang dengannya aku diutus Allah, maka dia mempelajari dan mengajarkan. Sedangkan permisalan bagi orang yang tidak (tidak memperhatikan ilmu) itu (sangat berpaling dan bodoh), dia tidak menerima petunjuk Allah yang dengannya aku diutus. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Ilmu adalah cahaya yang menerangi kehidupan hamba sehingga dia tahu bagaimana beribadah kepada Allah dan bermuamalah dengan para hamba Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Orang ‘alim (berilmu) adalah cahaya bagi manusia lainnya. Dengan dirinyalah manusia dapat tertunjuki jalan hidupnya. Kita  semua tentunya ingat kisah seorang pembunuh yang menghabisi 100 nyawa. Dia bunuh seorang ahli ibadah sebagai korban yang ke-100 karena jawaban bodoh dari si ahli ibadah yang menjawab bahwa sudah tak ada lagi pintu taubat bagi pembunuh nyawa manusia. Akhirnya dia datang kepada seorang ‘alim, dan disana ia ditunjukkan jalan taubat, maka diapun mendapatkan penerangan bagi jalan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;•    Allah akan mengangkat derajat Ahli Ilmu (orang alim) di dunia dan akhirat. Di dunia Allah angkat derajatnya di tengah-tengah umat manusia sesuai dengan tingkat amal yang dia tegakkan. Dan di akhirat akan Allah angkat derajat mereka di Surga sesuai dengan derajat ilmu yang telah diamalkan dan didakwahkannya.&lt;br /&gt;sekali lagi Allah Subhannahu wa Ta'ala dalam surat Mujadilah: 11 telah berfirman:&lt;br /&gt;“Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Saudaraku yang berbahagia,&lt;br /&gt;Itulah point-point penting yang dapat kami sampaikan, semoga menjadi pendorong semangat bagi kita yang bercita-cita mulia dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;Sebagai penutup, cukuplah satu firman Allah dibawah ini, menjadi bukti bagi manusia akan ketinggian orang-orang yang berilmu, dimana Allah menjadikan ilmu sebagai dasar yang harus dipegang dalam bergerak dimasa hidup di dunia ini.&lt;br /&gt;وَلاَ تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُوْلاً&lt;br /&gt;Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.” (Al-Isra: 36)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6282279624127471427-7544483088797117317?l=meretasasa29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meretasasa29.blogspot.com/feeds/7544483088797117317/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/05/keutamaan-menuntut-ilmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/7544483088797117317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/7544483088797117317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/05/keutamaan-menuntut-ilmu.html' title='Keutamaan menuntut ilmu'/><author><name>Abu Hijaz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07050030764073874537</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Gdp9-9h65aE/SgIXLQcNLYI/AAAAAAAAAAU/zkMET5gB-g8/S220/19383.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6282279624127471427.post-4737949898271715198</id><published>2009-05-06T19:59:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T09:05:06.526-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nostalgia'/><title type='text'>Kata-kata hikmah yang tercecer di pelataran Ma'had</title><content type='html'>20.1.09/23.1.1430 H&lt;br /&gt;Kusimpan berjuta asa, bersama dengungan kata jiwa yang menggumamkan selaksa makna, senandung rintihan nyawa yang merindu kedamaian cinta.. Ketika tersampai pada lantunan dsikir yang membahana, terucap sesisip pinta pada sang pemilik nyawa, ya Rabb.. lindungi kami dari kesesatan mengatas namakan cinta.&lt;br /&gt;21.1.09/24.1.1430 H&lt;br /&gt;Aduhai, ada air mata yang tertahan saat ini.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;22.1.2009/25.1.4130 H&lt;br /&gt;"Dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah tuhannya; dan janganlah kamu (para saksi) menyembunyikan persaksian. Dan barangsiapa menyembunyikannya, maka sesungguhnya ia adalah orang yang berdosa hatinya; dan Allah maha mengetahui apa yang kamu kerjakan"(Qs. Al baqarah 283)&lt;br /&gt;4.2.09&lt;br /&gt;"Harapnmu untuk mendapatkan kasih sayang dari orang yang kau tidak taati adalah tindakan sia-sia dan bodoh".&lt;br /&gt;7.209&lt;br /&gt;"kemauan yang rendah lebih sering menyebabkan kegagalan daripada kecerdasan yang rendah"&lt;br /&gt;"janganlah melihat seseorang yang gagal namun lihatlah seseorang yang berhasil dan bagaimana ia berhasil"&lt;br /&gt;"kesempatan jarang datang dua kali"&lt;br /&gt;"jika ada awal maka pasti ada akhirnya"&lt;br /&gt;"ketahuilah bahwa ilmu itu didapat dengan belajar sedangkan menghafal itu dengan tekun dan pemahaman dan ilmu itu tidak akan bermanfaat jika kamu tidak mengamalkannya dari apa yang kamu telah ketahui"&lt;br /&gt;"Saudaraku, amalkanlah ilmumu. Engkau akan beruntung. Tidaklah bermanfaat ilmu tanpa disertai amal. Ilmu itu adalah keindahan sedangkan ketakwaan kepada Allah, adalah hiasannya. Ketahuilah para muttaqin adalah orang yang sibuk mengamalkan ilmunya"&lt;br /&gt;Saudaraku yang kucinta, ketika membaca tulisan ini hendaklah engkau merasakan kemurungan pada salah satu dari lima hal yang akan kami sebutkan dibawah ini: 1. kemurungan karena dosa-sosa yang telah lalu. Dimana dosa-dosa tersebut telah dilakukan sementara ampunan Allah, belum tentu didapatkan 2. Kemurungan karena telah mengamalkan satu kebajikan namun belum diketahui apakah amalan itu diterima atau tidak.3. Kemurungan karena mengetahui bahwa Allah memiliki dua negeri, sementara kamu tidak mengetahui ke negri mana kamu akan kembali 4. Karena kamu tidak mengetahui bahwasanya Allah meridhoimu Atau bahkan murka kepadamu 5. Kemurungan karena telah mengetahui bagaimana seseorang telah menghabiskan hidupnya dimasa lampau. Namun ia tidak tahu bagaimana hidupnya selanjutnya.&lt;br /&gt;9.2.09&lt;br /&gt;"Aduhai kawan. Instropeksilah dirimu di hari ini, sebelum Allah mengintropeksimu di hari nanti. Hari yang tiada guna sesal dan tobat dan tiada tempat untuk berlari"&lt;br /&gt;12.2.09&lt;br /&gt;   Keistiqamahan bukan karena tidak pernah surut, tapi dari kesurutan itu ada sejuta kekuatan yang tambah, petualangan keistikomahan bukan seperti seorang pemancing ikan berjam- jam hanya duduk menunggu datangnya ikan-ikan sambil menggerak-gerakkan tangannya saja, tapi dia bagai seorang pendaki gunung ketika terseret oleh akar-akar pohon,dengan tangannya dia selalau mencoba memotong-motong akar itu, dengan kakinya dia terus memanjati tebing-tebing, dengan punggungnya membawa bekal-bekal perjalanannya tidak berhenti sebelum mendapatkan puncak gunung itu meski membutuhkan waktu yang panjang dan melelahkan. Dalam fisik yang lemah ada jiwa yang kuat, semangat yang tak pernah mati.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6282279624127471427-4737949898271715198?l=meretasasa29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meretasasa29.blogspot.com/feeds/4737949898271715198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/05/kata-kata-hikmah-yang-tercecer-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/4737949898271715198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/4737949898271715198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/05/kata-kata-hikmah-yang-tercecer-di.html' title='Kata-kata hikmah yang tercecer di pelataran Ma&apos;had'/><author><name>Abu Hijaz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07050030764073874537</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Gdp9-9h65aE/SgIXLQcNLYI/AAAAAAAAAAU/zkMET5gB-g8/S220/19383.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6282279624127471427.post-6634575033126445688</id><published>2009-05-06T19:26:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T09:06:49.955-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>“Pilih”</title><content type='html'>Hidup adalah pilihan, begitu bunyi sebuah kata hikmah. Pilihan yang entah mau atau tidak tetap ia terpilih. Sebab pilihan untuk tidak memilih juga adalah pilihan. Maka selama nafas masih berhembus, jantung masih berdetak, maka selama itu pula kita akan terus memilih, ya.. memilih. Dengan pilihan yang beragam tentunya, tegantung jenis dan masalahnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dalam memilih manusia dipengaruhi oleh setidaknya dua hal. Satu yang datang dari dalam dirinya sendiri(min nafsihi) dan yang satu dari luar dirinya(min gairi nafsihi). Dari luar dirinya adalah teman, keluarga, atau lingkungan masyarakat. Dan dari dalam diri sendiri, adalah akal(al-aqlu), perasaan(ads-souk), pengetahuan(al-‘ilmu).&lt;br /&gt;Dalam tataran masyarakat Indonesia yang termasuk tertinggal dalam ekonomi, pendidikan dan technologi, maka pengaruh yang lebih mendominasi dalam pengambilan keputusannya adalah pengaruh yang datang dari luar dirinya. Seperti teman, keluarga, atau lingkungan masyarakat tempat ia berdomisili.&lt;br /&gt;Indicator untuk itu adalah seperti yang kita saksikan dalam culture masyarakat Indonesia yang berdomisili di kota ataupun yang berdomisili di desa. di desa, contohnya: seperti ketika mereka hendak menikahkan anaknya baik dalam hal ini melamar ataupun menerima lamaran, maka  merupakan tradisi, mengumpulkan keluarga untuk mengambil keputusan tentang hal itu. Ini hanyalah contoh. Dan realitas empiriclah yang mencontohkan kita tentang hal itu. Setidaknya begitulah dalam cultur masyarakat bugis Makassar serta mandar disulawesi selatan.&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, dalam memilih pemimpin, baik dalam tingkat Rt, Rw, Camat, bupati, Walikota hingga yang tertinggi yaitu presiden. Masyarakat kita juga sangat dipengaruhi oleh factor dari luar ini.&lt;br /&gt;Bila diamati secara seksama maka jelas bahwa mengambil keputusan tentang sebuah pilihan dari dasar pengaruh factor ini, maka akan menimbukan ketimpangan dan stagnanisasi kwalitas dan bahkan lebih parah mungkin ia akan menghasilkan kemunduran kwalitas.&lt;br /&gt;Pengaruh dari dalam diri (min nafsi)&lt;br /&gt;Sedangkan yang tersisa dari sekian banyak orang yang memilih berdasarkan factor dari luar tadi, maka mereka itulah yang memilih berdasarkan dari dalam dirinya. Dan itu berputar antara akal, perasaan, dan pengetahuan(al-ilmu). Dan inilah yang saya ingin bicarakan.&lt;br /&gt;Akal (al-aqlu)&lt;br /&gt;Akal bukan otak.&lt;br /&gt;Nantikan kelanjutannya..!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6282279624127471427-6634575033126445688?l=meretasasa29.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://meretasasa29.blogspot.com/feeds/6634575033126445688/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/05/pilih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/6634575033126445688'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6282279624127471427/posts/default/6634575033126445688'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://meretasasa29.blogspot.com/2009/05/pilih.html' title='“Pilih”'/><author><name>Abu Hijaz</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07050030764073874537</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_Gdp9-9h65aE/SgIXLQcNLYI/AAAAAAAAAAU/zkMET5gB-g8/S220/19383.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
